Suara Rakjat Jelata

edit
Malam yang dingin diatara bintang-bintang
jalan yag panjang menempuh arah dengan kepastian baru
apa kbar juga dengan alam, yang selalu memberikan inspirasi baru
dengan ukiran yang tersanjung iktiar baru


Dengan rasa optimis ku melangkah dan yakin
dengan segala upaya yang baru dan lama di kota tua yang aneh tapi bermarwah
di ujung dunia juga ku bersandiwara kawan..
tampa ada rasa yang rugi bahkan melupakan tradisi lama
hari yang terus berjalan tampa ada yang bisa mencegah
keras atau lunak di sekitar kita tampa ada rasa tutup mata


Disini ku mengadu di alam terbuka
dengan berteriak sebisah mungkin tampa lelah dengan harapan  yang ku punya
entah sampai kapan juga perjuangan akan berkhir pada kebenaran
dan keyakinan diri akan berbuat baik pada masa yang akan datang
alam, tolong kami dalam rindumu yang mengesankan
beri kami keyakinan dengan ridho sang pencipta


Pagi yang juga akan berlanjut malam, malam yang bergantian dengan kesepian
biarkan matahari menyinari bumi ku yang damai
aspirasi rakyat harpan yan terbuang
biarkan juga kami bermain angan- angan yang panjang
untuk menoreh masa depan yang cerah, ketidaksempurnaan dan kebohongan
akan tempis dengan kejujuran yang dibuat tampa basa basi.


Disini malam yang liku tampa ada yang menemani
tulisan akan hidup, memberikan warna tersendiri daklam lampiran-lampiran terjal kosakata
yang mencerahkan, memberi arti- baru dalam setiap keyakinan.




Misbul abdillah
Email: misbul.abdillah@gmail.com

Ditulis di Rumbai  18 juli 2011
Malam yang pekat di bawah kerinduan panjang,
bernaustin Rumbai Pesisir- Pekanbaru.