TUNGU KAMI DI NEGERI LAMA, PENUH KENANGAN.

edit


 Di pelabuhan kecil tampa Nama
Detik detik yang terus bergulir
mengitari waktu pada porosnya di antara ribuan jam yang terbuang
hanya sebatas angan-angan dan hayalan
di ritme kehidupan yang penuh tantangan

Ku sudah mengitari

hati mu yang penuh terjal 
dalam perasaan hatimu juga demikian terguran-teguran yang ku kuharapkan
tak sampai ditangan lepas dalam fikiran
Jalan tujuan masih ada
di antara desir-desir pantai yang mengulita
bunyi alam bak kabar burung yang duka cita
melayang diatas udara

Memandang ku penuh sirna
awal senin pada minggu kedua
udara yang sejuk juga mengoda- untuk pulang dari derita
antara negeri ku dan negerimu

jadi saksinya
diriku menatap dari awal pagi y ang tampak belum sirna
berdiam diri

merenung kejadian yang terduka
di bulan pertama
aku berjumpa

Akhirnya dia pulang dari tanah singgahan nya
Menuju tanah kelahirannya
selamat jalan, semoga kuatnya hatimu mendorong mu
jauh membentang luas

samudra Hindia

akan sekeras hatimu dalam kegundahan
Menatap ku yang penuh harap
Walau hanya sebatas impian



Karya: Misbul abdillah
Author Sajak Misbul abdillah-Indonesia
Http://Misbul abdillah.blogspot.com
@abdi_cakrawala



Senja di pesisir sungai dan hilir sungai jantan Riau