Misbulabdillah.blogspot.com- Salam nusantara, sudah lama kita tidak berjumpa ya sob, kangen juga rasanya hati ini nak bersua; tapi apalah daya, tangan nga sampai untuk mengengam, malam ini sedikit nya aku nak berceritalah tentang hari- hari ku yang penuh makna, setelah menbuka harian lama yang hampir terbuang sia sia, alangkah baiknya saya curhatkan ini Journal perjalanan saya2 tahun silam, yang garing banget jika di baca, ya mau ketawa nga apa juga, nah dari pada panjang lebar pembuka cerita, ini lah sajak sajak saya, berupa goresan pena yang terjadi beberapa tahun silam, yang bisa menjadi acuan tentang lingkungan sekitar..
PANTAI DUMAI KU BERLABUH.
Dumai ku berlabuh
Selat malaka dalam hadapan
suatu senja yang berlalu
ramai orang lalu lalang dari hadapan
aku bingung tak menentu
karna goresan hidup yang berlalu
ku terdiam membissu
di kala hamparan air yang tenang dalam peraduan
tampak dari timur- sang ufuk mulai tengelam dari tatapan
uang habis terlantar di jalan
kesendrian habis dalam cemohan
aku tidak punya keluarga
yang tak bisa di harapkan jauh semesta
kutingalkan rumah yang jauh dari harapan
mengais rezeki tumpuan
demi sebutir beras hayalan
segengam harapan dan kehebatan
ujung negeri terlampiaskan
ada suatuu harapan
yang ingin kuceritakan
aku inngin keluar dari hayalan
berteriak sekencang
demi mengharapkan perjalanan panjang
Dumai, antara bulan oktober dan desember 2009.
ha ha ha... gmana' inilah hasil goresan pena yang acak -acak yang saya bikin di pantai, namun setelah di telaah lebih lanjut, ternyata, dengan sebait puisi kita bisa mengetahui , masalah lalu dengan membuka harapan, dan jangan sepele kan tulisan tulisan yang tak bertuan ini, tapi kita bisa juga mengetahui apa pun yang terjadi yang ada si sekitanya, wahh.. "'mungkin sudah larut malam, ini saja cerita hangat dan manis dari sobat mu kawan, semoga kita akan selalu makin sukses dan di beri rezeki yang banyak daRI tUHAN YANG MAHA ESA. Amin
Salam hangat,
@Abdi_Cakrawala
misbulabdillah.blogspot.com