Surat Kecil yang Berkesan, Untuk Sahabat.

edit
Misbulabdillah@abdi_cakrawala
www.misbulabdillah.com- Aku Like monday ha ha ha...Baru pulang bukan nya ke rumah! tapi malah ke warnet terdekat kota. saya! sobat, hanya ingin melepas capek sementara; untuk browsing saja, sekalian lihat artis faforit aura kasih tercinta: hm hm, keren khan' Eksekutif Muda kota Pingiran gitu! So, apa kabar sobat?' sudah lama kan kita nga jumpa, jadi untuk memperpanjang sirahtuhtami saya kirimkan surat kecil yang lucu ini berbalutkan farfum saya, yee..."kertas koran, di kirim pake Post kilat perangko seribu tok. jadi sobat menerimanya harus membaca ya!ngarap;'''dari temanyang jauh dari negeri seberang, kalo kangen lihatin aja fOTo Cover saya yang termuat di beerapa majalaH cetak kota, nARSIS.. dank, tapI Baa lai, '' yee, nga di file aja. lanjut cerita kita, sampai dmana tadi, Oh ya Sob, apa kegiatan dirimu sekarang yang lagi enak keren di Bagikan, bagi bagi lah..

Mana tahu kan bisa saya jual di penulis lepas jalanan, ntar meledak hebat di pasaran. ntar" untungnya bisa kita beli mobil dan rumah Mewah? menarik bukan... Bukan selamat datang di dunia hayalan, tapi ini konsisten impian kita khan,pasti. jika kita komitmen pasti akan tercapai, bilang alahamdulilalah.. lalala. boleh di katakan juga akhir akhir in, kegiatan saya semakin padat.  kadang kadang: sekadar kasih kabar sms aja nga bisa, jadi saya sering di omelin? kemana aja dirimu selama ini? padahal dia tahu saya pekerja keras!'' angkat batu dan lain lain;'' jadi saya hanya menjawab'' pULSA nga ada, atau gmana coba.. Jadi harap maklum saja key. pengertian itu yang saya harapkan. Nah kalo mau penutupan surat ini, boleh donk, saya selipkan sajak romansa lama yang sayang kalo terbuang : Baca ya?

Sahabatku yang jauh di sana
Pekanbaru saat ini tanggal 11 april 2011
udara lembab dingin mulai menerpa
jalan ramai sesak dalam kota
bermacam ria bentuknya

Di jauh sana pasti banyak hal baru yang terlena
memberikan sura baru untuk di cerita
nga seperti kota ini yang muntah sengsara
saya perhartikan di jalan raya ini
terlalu lama merka terjajah
kelaparan, tangisan sebuah cerita
yang seakan akan tertutup oleh mata

Dimana pemerintah kata saya
partai merah-kuning-biru berlomba lomba


Mengkaya kan diri
melebur diri dalam segala finansial tertata
sedangkan rakyatku  MATI KELAPARAN SIA SIA
saya hanya bisa menyaksikan
dengan mata buta
 tapi perasaan
 beginilah jadi orang terpingirkan
atau termaginalkan oleh negaranya sendiri
saya yang bergelimang air mata lama membara

Sobat di sinilah ku bercerita,menangkap semua lini kehidupan
merekam, menulis, dan membiarkan ini sebagai sejarah lama baru yang terbuang
memoribilia saya dalam perjalanana hidup yang manis
berlayar menuju tangga hatimu yang terjal sobat,
jika di kemudian hari kita akan berjumpa
rasa manis, heboh girang tak terkira luar biasa jumlahnya.


Nah, ini saja sajak penutup kita' biarkan sakja tulisan ini bercerita khan sobat, smoga hari mu semakin sukses, di limpahi karunia terindah' menikmatii hidup dengan keluarga tercinta di rumah.


Salam

Abdi Cakrawala
www.misbulabdillah.com
@abdi_cakrawala