AKU DAN STASTUS TWITTER KU.

edit
Misbulabdillah.blogspot.com- Sebelum melanjutkan share singkat ini, mari kita lihat dulu dan baca dulu stastus Update pribadi pribadi : 
Kedinginan yang menyepi dari sudut kota-tangisan hujan tak terhenti menjelang malam buta- awan awan putih bergerak-menuju singahsana dalam dekapan bintang yang redup dari tatapan mata.www.twitter.com/abdi_cakrawala
 Pekanbaru 3-11-11.@abdi_cakrawala in twitter.   saat hujan, masih sempat juga update kan. tapi tidak apa sebagai dokumentasi pribadi. yang menarik dan sangat kreatif, jika di kembangkan kembali di misbulabdillah.blogspot.com- blog tempat, ide itu bermain dan tersimpan dengan google,yang mendomonasi peringkat serching terbaik di dunia.
Kawan, dingin nya malam ini mengantar kan pada suasana tersendiri dalam mengapai kehangatan' di tengah kegundahan akan basah-basah tubuh ini, yang habis ku tabrak dari sepeda motor akan kehujanan, dingin ini tak kan hilang' jika ku terlarut dalam ruang kosong ini- namun berbekal semangat, semangat belajar, semangat berfikir dan semngat mencari hal- hal baru mengantarkan ku larut dalam keberanian mengapai suasana hangat di sini, dan mata ini hanya bisa menatap komputer usang yang akan bisa menembus dunia baru-menbaca anekdot lucu atau bahkan mencari kabar dari rekan sejawat yang kemana kemana, dari sejak lulus SD bahkan, banyak negeri yang ku lalui dari pengasingan kota ini- tampa ada ragu sedikit pun menjalani hidup satu persatu-manis, pahit' bahkan kesenangan belaka dari dunia maya yang ku raih sementara ini. tapi biarlah angan angan, akan ku simpan juga bukan. tidak ada ragu, tetap kedepan. jalani dengan iklas.dan raih hasil belakangan.

"Dengan sepoi angin yang tenang, dan hujan rintik rintik manis, membuat ku hanya diam- dan berhenti dari aktivitas maya ini sebentar, melihat kelangit biru dan gelap menyatu dengan laras nya langit"

Memang tak ada bintang yang terlihat, hanya awan putih yang bergelombang ria, menbentuk formasi yang bagus dan layak untuk di kenang selamanya. aku hanya melara-lara-terpesona dengan sendirinya. ah.. ah..ah, aku ingin pulang secepatnya dari rental komputer ini. tapi apalah daya, tulisan tulisan hidupku juga belum selesai.Saya berujar' ayo ayo.. abdi kamu pasti bisa? di dalam hati. tetap semangat, tetap semangat. dan rasa 45 nulis itu muncul kembali di dada ini. walau dingin masih mendera dan mengiriskan akan kondisi tubuh yang tak rill dan tak baik jika dibiarkan terlalu lama juga. masih berkutak atik di ruangan kecil ini. dan berhenti sejenak' ku melanjutkan kembali ide ide segar yang sudah banyak tersimpan dari kemarin kemarin. lumayan banyak juga untuk di dokumentasikan. lanjut! dan akhirnya beberapa tulisan ini mendekati rampung dan akan ku tagg kan kepada sahabat lama, rekan rekan kerja, keluarga- dan tidak bisa juga di sebut satu persatu. tapi ku masih hafal dalam memory kecil ini dengan rekaman kenangan baik yang akan terukir selamanya.
kawan, bagaimana dengan dirimu.. banyak juga stastus dirimu yang antusias-manis, tentang cinta-gosip, atau bahkan puisi cinta yang tak kesampain ya. itu semuaku sudah jalan-jalan tampa permisi ke profile nya-lihat, skadar lihat, atau bahkan pos kan komentar yang nga nyambung atau bahkan memberikan ide segar. supaya ada hubungan timbal balik antar sesama. hm hm hm... ada yang suka? ada yang tak suka? itu dikembalikan lagi ke dirimu semuannya. menangapi seperti apa bukan. nah,ini dia'karena ku mau pulang secepatnya' akan ku tingal kan sebait sajak sajak yang baru ku rilis dan ciptakan. di baca ya?

Udara sudah gelap dari senja
matahari mulai gerah menampakkan sinarnya di kejauhan
kabut kabut putih manari nari tampa ada yang melarang
aku menembus cakrawala baru tampa batas
mengaharapakan yang kesudahan
dari akan kepastian

Masih segar akan kehidmatan
menuju keharuan
yang terlampir dari singasana kemajemukan
terukir dari arah biru mengharu biru akan kedinginan
rinti rintik yang terus menangis
tampa terelakan
urain akan kemandirian
menjadi sebuah jawaban
dari  kata kata terekam menjauhi apa apa impian
awan tak bergerak
aku hanya memandang
dari kejauhan

menepis semua angapan dan kejujuran
kawan yang tersisihkan
Biaralah larut malam mentukan
dari semua yang akan berkesudahan
sepanjang jalan juga tak bertuan
mencari jalan juga di rimba hutan
hutan belantara yang termajinalkan
jauh dari tropis di tengah kedamaian
lalu lalang burung elang
menerangi sekampung dengan pandangan yang tajam
dalami ngatan
itu hanya sebuah impian
tak mungkin juga akan ku gengam

Damai nya waktu terus bergulir
perjalanan panjang akan kemajuan
fola fikir baru
fola fikir antah batantah
termazhap dari generasi tulisan tulisan
menentukan siapa yang aka di gengam dan akan menjadi pemenang
Sajak Misbul abdillah-Indonesia

Dari kalimat yang ku torehan barusan, sudah berat juga mata ini handak tidur dari peraduan- dingin juga yang akan mengantarkan ku pulang segera. di ruangan ini bergegas ambil file- file penting ku simpan baik baik, berkemas, memastikan aku tidak kehilangan, dan memantau perkembangan jalan kembali- tapi, hujan masih tetap melirih dan menjadikan tangisanya lebih kuat. tapi apalah daya, demi jalan yang jauh' ku harus cepat pulang-pulang. tak hayal lagi' kunci motor ku gengam erat- menstarterkan sekuat tenaga' memanaskan motor kesayangan ini. akhirnya! panas juga tak berucap, aku segera berjalan, dalam perjalanan, hujan yang deras- kutermbusi dengan adanya mantel pelindung, dingin ini juga tak terbantahkan kawan, nikmatin saja jika sudah basah basah.
nah, lumayan juga rekaman diary ini untuk di dokumentasikan, jika ku boring, baca ku balik bukan. Dan rekan rekan tak keberatan kan, jika ku tagg kan diary kecil ini ke dinding rekan, ops.. nga apa apa lah ya' sekedar mengetahui' rekan rekan sejawat yang jauh ini saja. apa salah nya juga ya, "atau jika tidk menarik, silahkan kirim message saja ke diriku nya, ntar tak kan ku ulangi lagi. ha ha ha..
sampai ketemu di diary berikutnya yang lebih hidup, dan berkesan.
salam sukses dan sehat selalu buat rekan rekan, 
PODIUM KEHIDUPAN MILIK ANDA SEPENUHNYA@abdi_CAkrawala

Misbul Abdillah-Pujangga Cyber Sastra Indonesia