Misbulabdillah.blogspot.com- Kemana-kemana...kemana, ku harus mencari kemana." masih segar dalam ingatan lagu ayu ting-ting... tentang pencarian alamatnya yang tak kunjung dapat selama beberapa bulan' sampai-sampai menjadi trend setter masyarakat indonesia. dimana mana masyarakat banyak yang menyukainya, mulai dari anak-anak, orang dewasa' bahkan orang tua kita kali y'' nah.. beruntung juga saya saya dapat inspirasi pagi ini tentang sebuah artikel bagus juga untuk di lemparkan dalam dunia maya ini. sekarang narasi nya seperti ini' saya akan menganti secuil lagu nya ayu ting-ting' karena dilagukan oleh seorang pengangur kelas berat. seperti ini' kemana- kemana-kemana, ku harus mencari PEKERJAAN, ku harus mencari pekerjaan, kesana kemari' sudah ku antarkan lamaran, tak di panggil.. kemana- kemana-kemana, ku harus mencari- untuk beli BB baru...' ini lah lagu lucu. menurutku, yang ku denger dari sekilas pemuda tadi. dia hanya mencari pekerjaan, karena mengarapkan sebuah hanphone baru. baru dia berjuang mati matian. hahahaha... bagaimana dengan saya ya, mungkin tidak segitu juga kali, demi sebuah hp' sampai meratap ratap- ga banget lagi. dari kasus tadi, sudah banyak saya merasakan dalam hidup ternyata masyarakat kita kebanyakan adalah seorang follower sejati dalam product yang di jual di pasaran. memang ironis bukan. bermacam cara untuk di lakukannya. dan lebih parahnya lagi saya menbaca sebuah warta kota jakarta, seorang remaja belia' sangub menjual dirinya demi membeli sebuah Hp. wow...' luar biasa banget, demi ganget baru' berani melakukan di luar kewajaran. untung dia nga jual ke saya, jika iya' saya akan beli. ha ha ha..... becanda sebagai hiburan.Lanjut, kita sekarang di ombang ambing- terlalu banyak nya masyarakat kita yang gila amat dengan product luar! yang notabene nya kan menguntungkan devisa negara tersebut, bukan saya arang yang protective- tapi hanya sebagai jadi acuan saja dalam mengambil taindakan dalam aktivitas berbisnis. di dalam bisnis pemasaaran, kita ini sudah terjebak dalam dunia marketing yang luar biasa gila dan nyeleneh programnya. yang setiap hari kita baca-tonton, di jejaring sosial dan banyak lagi' macam trik para produsen, untuk mengelabui warga kita untuk membeli productnya. dan jangan heran, jika orang Indonesa jadi magnet Bisnis di kawasan Asia- dengan pertumbuhan di atas rata-rata'' dan poin penting jika di ingat, negara seperti Malaysia Dan singapore saja- sering menjual Nama Indenesia untuk investasi di produt nya. sampai Kamar dagang Industri kita gerah di buatnya. dan mempublikasikan nya ke media kita, dengan embel-embel' kita sudah kala dalam infastruktur kawasan. jadi perusahaan asing lebih dominan ke negeri jiran tersebut. kasihan banget bukan.Kembali ke persoalan atas, di hadapan kita masing masing- kapan terakhir kali teman anda menyodorkan ganget terbaru, atau product terbaru di depan anda? apa reaksi anda? pasti anda menanyakan di mana anda beli, harganya berapa, tempatnya dimana, bagaimana kualitasnya, tank.. tank.. bergitu seterusnya, dan akan menjadi fikiran' kapan saya akan mengunakannya seperti mereka.dan rela kita bekerja dari pagi hingga petang, jika bisa lembur malahan. bair dapat uang nya segepok. begitulah adanya, masyarakat yang folowwer cenderung akan menajdi kosumtif sejati. jika tidak pandai men kontrol diri, akan terjebak dalam prilaku kosumtif menyimpang. ya' jika itu di kerjakan dengan benar masih bagus juga, tapi jika tidak' prilaku kriminal lah yan terjadi berikutnya. sudah banyak juga yang terjadi di hadapan kita' pasti lah andalah lebih tahu segalanya.dalam budaya ini dinamakan adanya mobilitas tinggi iklan. dan akan menjadi bagian masyarakat' kita tidak bisa menepisnya, tapi kita hanya bisa menkontrol masing masing. suatu hal menarik lagi- sebenarnya hanya sebagian saja yang tahu, bahwa petinggi-petingi Electonics Mobile dan Produsen Asia- Bertepuk tangan bersama seluruh jajaran management nya karena berhasil mengelabui warga indonesia yang kosumtif- dan telah menambah pundi pundi uang company nya. dari sekilas narasi dan analisa saya ini, saya berharap kita sebagai generasi muda, jangan terkepung oleh media iklan- yang mengajak kita menjadi seorang folowwer sejati dan menjadi prilaku kita seharian yang sangat kosumtif. pandangi ke depan, menjadi lah seorang perubahan untuk trensetter dan kembangakan niat, tulis kan ide ide segar dimedia' saat nya berbagi dan fokus terhadap impian, semoga anda akan sukses dan menjadi era perubahan masa depan berikutnya.
Dan semoga anda selalu sukses dan beri Rezeki yang banyak..
sampai ketemu di artikel berikutnya...
Salam manis.....
Abdi cakrawalaManaging director Misbulabdillah.blogspot.comTwitter@abdi_cakrawala.
![]() |
| Misbul Abdillah - PENDEKAR SASTRA RIAU LINGGA |
| Jembatan Siak 3 Pekanbaru di kala Sore. |
