Traveling: Wisata Banjir Pekanbaru Utara

edit

www.misbulabdillah.com- Malam yang baru menjelang malam ini, da ku bertemankan komputer bekas yang ku pinjam dari keluarga menjadi sandaran unuk melewati hari hari dalam merengkuh impian yang ku tulis, walau pahit dan dapat kemujuran yang jelas,saya tetap mendedikasikanya untuk berita data diaru pribadi, spesial untuk anda dirumah.

dan saya men  Arsip sebaik mungkin di pustaka pribadi mungil yang ku punya. bahagia dan senang banget, karena dengan punya koleksi buku yang sukup untuk sendiri, sudah bisa melepas kan DAHAGA ku dari lapar nya setiap rutinitas di kamar ini. dan sedikit menulis sajak sajak" apa yang ku rekam dan ku lihat dalam linkungan sekitar. manis nya lah:he he he... bertemankan teh hangat yang ku buat sendiri lagi pada malam ini. dan ku kembali menuliskan DIARY yang pastinya bukan GALAU, Dan Curhat- ntar kata teman teman, curhat loe' Derita loe. bukan yang pastinya. kita akan kembali share mengenai ruang ruang yang dalam kita selama ini- biar lebih intim, mengigit dan lebih menAKRABKAN bukan. saya tahu ko' kamu sombong nya minta ampun! kamu kan sudah jadi terkenal, di mata komunitas masing-masing, sampai sampai pake lupakan aku lagi segalanya. dan ku berharap jejaring pertemanan kita tak akan luntur dimakan waktu.
Jadi tidak berlebihan kan, jika dirimu ku prioritas kan orang terpenting! dan sangat terpenting dalam hidup. he he he LEBAI banget.... tapi itu benar adanya.
kembali ke pokok permasalahan, tadi diriku pulang kerja singgah sebentar di Dermaga Tua, tidak perlu lah ku bilang tempat itu dimana, karena itu adalah sumber ispirsi ku sendiri. setidaknya ku 1 bulan sekali, men instesif kan diri 2 jam minimal untuk BERSEMEDI mencari kenangan atau ketengan di kala sibuk dari rutinitas harian.dan selama saya 2 jam di dermaga tadi.
saya akan kembali menkaitkan stastus Update ku sore tadi, ini dia :

DERMAGA TUA BERCERITA
Setelah menempuh pagi buta

dengan segala berlinang air MATA
ku berhenti di sudut jalan lama
melihat ke langit dengan bias bias jingga melara
menyapu menanti sang surya
cerinti bertebangan dengan segala arah
perahu perahu kecil tersapu dengan ombak rendah
awam awam biru melaras panjang
BERTEMANKAN biru dengan nyiur kelapa
seraya berkata, indah dengan nestapa lara
sore- di dermaga lama
aku bercerita...
sendu senda merenda...

Dan ku selalu mengamati secara seksama kembali, apa yang kurasakan. sampai sampai desir desir angin yang perlahan lahan menyentuh telinga, dingin dan pasti' ku kembali terlarut di dalamnya' memoribilia baru yang tak akan pernah kulupakan kembali. jarang jarang juga kan mendapatkan mement seperti itu. nah.. aku beruntung dan orang special yang ku sandingkan sesndiri dari tirai alam yang tak bosan ku cintai, ku rindui, serta sudah tertanam dalam hati kecil ini. kok' nga nyambung ya ama judulnya' heehehe, kemana arah tulisan ini, kan kata intinya WISATA BANJIR PEKANBARU.yaps! mungkin rekan rekan sudah membaca headlines media nasional yang men obrak abrik berita tentang Riau kan, yang mana berita nya luar biasa. sehingga berita itu aja yang di ulang, sampai bosan juga ngelihatnya. namun, saya akan koreksi sedikit tentang banjir yang sudah melanda Pekanbaru, jika di Kelurahan meranti pandak, Wajar dan tetap di landa kebanjiran. tapi jika wilayah kota' pasti donk' jadi masalah, yang nga pernah merasakan limpahan air, jadi kerasa beban warganya. yang dilanda banjir mengairi jalan yakni ada di seluruh kecamatan. ruas-ruas jalan jadi berlimpah, dan sampah juga sudah mulai tak terurus di sudut kota Pekanbaru yang ku perhatikan di bulan Desember 2011 ini.
Berlanjut untuk yang di Rumbai, ku ingin menekankan kepada seluruh media massa di Riau, jangan selalu mengedepankan berita nya MUSIBAH BANJIR setiap sebentar. DAN WARGA MINTA BANTUAN KE PEMERINTAH. pasti sudah tahulah lah, jika Di kelurahan,Meranti pandak yang kita lihat bersama ini adalah Tanah nya labil dan gambut, serta di kelilingi Sungai Jantan merah yakni Sungai Siak ternama. dan yang ku herankan, kenapa juga yang sudah tahu tanah nya labil dan bergambut. masih ada juga yang membuat Rumah tidak sesuai prosedural standar. dan banjir datang' ya gimana lagi. tengelamkan. sebagai pengingat kembali untuk pembangunan, setiap rumah harus Pondasi bata minimai 1 meter lah. jadi tidak akan kena air yang melimpah seperti biasa nya.'' dan di himbau ke pada warga juga, jangan juga terlau berharap ke Pemerintah, percayalah' pemerintah kita itu sibuk banget' cape donk' ngurus gitu gituan. dan yang jelas juga kami warga' jangan juga meminta bantuan selalu, ntar kita kan menjadi kecanduan di bantu' jadi malas berfikir dan bertindak, hanya tunggu bantuan saja dari Pemerintah kita. key... karena banjir, banyak yang mengungsi' bukan warga tempatan' hati hati di jalan dan jaga selalu harta benda yang rumahnya di tinggalkan dan warga lokal yang tinggal di seputaran Rumbai Pekanbaru, mungkin selamat bersenang senang, dan nikmati saja musim tahunan yang kita lalui bersama.
dan saya ingin tambahin lagi untuk ide segar saja, karena ini banjir tahunan yang lelanda Khusus Wilayah Desa meranti pandak dan Sri Meranti, kami menawarkan paket "WISATA BANJIR PEKANBARU UTARA" yang mana, kami akan me guide anda secara gratis dalam seharian di hari biasa. mau...silahkan gabung dengan kita di www.facebook.com/ Desa Meranti Pandak Pekanbaru. untuk Informasi lebih lanjut mengenai potensi banjir yang berbeda' dan air nya juga merah bata' dan tidak ada bandingnya di mana pun. supaya lebih asik' main aja sendiri di tepian sungai antara Pekanbaru dan Rumbai Pesisir, banyak juga anak anak yang menerjunkan diri dari jembatan Siak 3 Pekanbaru. banyak yang singgah, dan foto foto malahan, tampa ada yang maksa gitu; sekalian promosi gratis di dunia maya masing-masing. nah, mari kita jadikan banjir tahunan di Meranti pandak Rumbai pesisir sebagai wisata tahunan, mau... semoga.
Selamat malam kawan, semoga hari mu juga menyenangkan untuk esok hari @abdi_cakrawala
www.misbulabdillah.com- abdi news