Misbulabdillah.BLOGspot.com- Perputaran waktu akan terus berjalan sebagaiman mestinya, kisah hidup bisa terdokumentasi melalui kisah dari tutur kata sejarah lisan. dan tulisan, dari tulisan kit akan mengenal kisah perjalanan orang tua kita dahulu hingga saat ini, termasuk saya merasakan hal itu juga, di mana foto lama yang tersimpan di lemari tua Kakek dan Nenek, telah menerbangkan imajinasi ku akan kejadian lama, walau hanya sekitar tahun 1977 atau kurang dan lebih, di sini cerita itu bermula, dan saya Abdi cakrawala- misbulabdillah.blogspot.com akan melampirkan sebagai dokumenstasi perjalanan Kakek dan Nenek dan membuat peradapan pemukiman baru, untuk anak anak nya. walau kala itu meranti pandak Rumbai Pesisir, sanggat rawa dan masih basah, inilah rekaman singkat melalui foto-foto lama yang tersimpan rapi saat ini di Pustaka pribadi misbul abdillah:
Sekarang masih pagi buta pada tanggal 1 January 2011, saya masih menyimpan file file lama yang tersimpan baik dalam basecamp ini, aku menemukan harta tak terduka dalam hidup semenjak dari Kecil dulu, karena sering bermain di rumah kakek dan nenek, ku menemukan banyak cerita perjuangan yang hebat dan hangat saling memberi ispirasi antara kami berikutnya. dan yang paling berkesan adalah tentang perjuangan orang Tua saya' yakni Bapak Saya sendiri. Bernama lengkap Azzuchri Bin Muhammad Ali, lahir Di Buatan' atau koto gasib-Siak sri indra Pura 22 juli 1960. stelah berumur 3 tahun, nenek ku(bernama bandariah) membawanya merantau ke Pekanbaru, bersama kakek, yang mana kala itu, kakek menikah lagi di Pekanbaru, dan sebagai tangung jawab,kakek membawa nya di Ke Peaknbaru. ayah ku adalah anak tiri dari keluarga Besar yang ada di Rumbai ini. kakek saya Muhammad ali atau ali tabuan, dan istrinya ke 2, nenek sina juga memiliki anak yakni:Bu erna, mak odang panam,pak eman, dan alismar, dan termasuk ayah saya di dalamnya, tahu dong- jika anak tiri dalam suatu rumah tangga, pasti akan banyak derita atau harus banyak tanggung jawab, dari segala aktivitasnya. karena kesulitan ekonomi, ayah ku waktu kecil sudah bekerja untuk membantu perjuangan kakek yang jualan di pasar bawah-Pekanbaru. ini ada sedikit foto- foto kenangan yang merupakan awal perjuangan orang tua saya tercinta:
![]() |
| Ayah saya kiri, beserta teman setempat. |
Ini ayah saya yang di belakang, yang menuju tempat pekerjaan di kios edison KM.1 Rumbai Pekanbaru, Pada tanggal 11-3-1977 di Pekanbaru
![]() |
Judul nya: Seruling kebanjiran, di foto tanggal 17-2-1977 Di Rumbai
Ayah saya yang bekerja di Kios Edison tersebut
![]() |
| Ini adalah tempat usaha ayah saya sendiri. |
![]() |
Ibu Jeswita, sebelah kiri. ini adalah foto ibu saya sewaktu muda bersama sahabatnya.
Dan waktu pun berlanjut, karena pernah bertemu dan di jodohkan. akhirnya orang tua kami menikah:
Sebelum Naik Ke Pelaminan, di berikan amanat dan inai ke tanggan
![]() |
| Ayah dan Ibu saya Mengunakan adat melayu Riau. |
![]() |
| Pesta nya termasuk mewah dan wah, mengunakan band Kota saat itu. |
![]() | ||||||||
| Kami merayakan ulang tahun bersama di rumah. |
Masih bersambung....








