Misbulabdillah.BLOGspot.com- MENGEJAR SARANG BURUNG, DI HUTAN RAWA TROPIS- Perjalanan abdi backpacker akan membawa ada di dunia yang berbeda, semainya hutan belantara, dan rindang nya hijau menepi, menemankan hari yang lawas dan indah, tak lerai kenangan di dokumentasikan, indah pada saat yang akan di tentukan, di mana lagi jika bukan di negeri Nusanara Tercinta Rumbai Pekanbaru.
Indah banget pagi ini- kupu kupu warna warni ini terbang di teras rumahku- melingkar di melati putih-mendiamkan diri dari kehangatan, tak ketingalan juga bebek putih berebut cacing merah yg lucu-lucu di kejar berebut oleh anak anaknya-keladi hijau hanya memandang dan memberi semangat di teriknya waktu- terpesona di hari karena seutas manis
Gemuruh hutan mendesir dengan tenangnnya, langkah kaki belum berhenti bergerak menuju semak nelukar dan alang alang, yang hanya memandang dengan segala keriangan, maklum sudah lama nga kehutan untuk mencari sensasi baru yang penuh warna, kemabali abdi backpacker sendiri mencari sarang burung lama yang di tingalkan,untuk melihat.lama nya burung burung intu membuat sarang. Tapi dengan bijak dan arif, mereka bisa mengerjakan sarang dengan tepat dan penuh lara. Hari yang berlanjut akan siang, angin angin mulai berhembus, ditengah terik matahari yang sudah tampak dari pagi. Ku hanya diam dan melihat dengan seksama, kegiatan anak burung yang manangis menangis minta makanan dengan induknya, yang sekilas dari jauh, lumayan untuk rasa kesenangan anak-anak, lalu mengembangankan sebagai gaya hidup baru di hutan tropis.