www.misbulabdillah.com- Tante yanti , kenapa engkau meningalkan kami, rasa sayang ini belum tergantikan sama sekali, hari hari kecil ku bersamamu, saat tubuh ini engkau raih dan merasakan kehangatan makanan yang kau suapkan, menjadi kenangan yang tak terlupakan, berjalan menelusuri desa kala itu, dan tak ada sedikitpun engkau melepaskan tangan ini, hingga ku tak menangis di pelukan mu- Misbul abdillah, kenangan masa kecil di umur 3 tahun di Buatan, koto gasip-Kabupaten siak, Provinsi Riau.
Itulah Perjalanan hidup yang tersirat makna dan paling dalam dalam kenangan, dan semua itu berjalan dengan sendirinya. tampa ada keraguan. waktu waktu berjalan di tahun berikutnya, dan hari ini dan masa depan adalah perjuangan mimpi yang telah di dapatkan oleh indra pandangan ini. di raih nya harapan dan pelukan kasih sayang bermain, itu adalah energi kenangan yagn tak akan terlupakan, dan perhatian yang mendalam adalah rasa tubuh ini akan terus berucap dalam mimpi dan kasih ku yang akan terus bermain dalam kenangan, dan kasih yang akan terbenam dalam jiwa raga hati kecil.
![]() |
| Alm. Yanti, Tante tersayang Misbul abdillah. doc Pribadi |
Sentuhan mu dalam pelukan hati
diraih tangan ini dalam hati
di gemgam dengan kasih
tak di lepas kan tubuh ku ini
sepanjang perjalanan dalam ingatan
Aku di suapkan dalam makanan
makanan tradisi riangan
ada bermacam macam
yang menentukan
sentuhan sentuhan yang selalu berkesan
Namun jika ku lari pandangan
ku di kejar dengan harapan
pasti dan selalu berkesan
setiap malam ku merindukan
kasih mu yang tak terbantahkan
Gambaran usia 4 Tahun ku, di rumah Orang tua dan Rumah Nenek di Koto Gasib Riau, dalam kenangan ini akan terus berukir dengan hati dan berjuta rasa sayang yang akan terukir sepanjang jalan, dan aku akan tetap merindukan mu sepanjang Zaman, dan dekat Dermaga lama, ku masih menunggu untuk di pangil akan hatimu dalam pelukan hatiku @abdi_cakrawala
