Festival Lampu Colok, Cahaya Keemasan Riau Raya, Ep1

edit

Misbulabdillah.BLOGspot.com- Malam yang kian datang pada waktunya, yang mana kian malam ini juga ada rasa cerita baru yang tak mungkin ku lupakan untuk kita bersama, dimana negeri ada certa baru yang memberikan kisah lama, dan mungkin juga akan di lupakan untuk sesaat ini, dan malam ini ku juga menyaksikan nya, festival lampu colok yang merupakan tradisi keemasan warga dengan kearifan lokal yang masih di jaga dalam pandangan. tak ada juga yang bisa di diamkan ketika mata ini biasa memandang dengan riang memandang, hanya lampu lama dengan bambu hutan dan juga dengan kaleng bekas dengan sumbu pemercik api yang di lemparkan  di cahaya malam.


Lampu cahaya datang

malam ke 27 penuh riang

malam yang indah dalam pengamatan

juga dengan sanding adat tak terkirakan

ada cerita tampa nama

yang juga berkisah


yang kami memandang dengan riang

warna warna terang dalam pandangan

di lapangan tepi sungai di larikan

ada derita keriangan

atau juga keheningan

ada senja berujar tampa malam


Angin malam yang juga lama tak di kisahkan

dan juga dengan harapan

dalam kilau keemasan

juga tak di takdirkan

ruang ruang pemberhentian

oase tradisi kehidupan


Malam yang kian larut dalam pandangan

hati hati hati ini juga berbicara

keriangan juga ada tanda tanya

juga melihat nyata

api dengan cahaya merona

lampu colok ada cerita

malam di singahsana


Ruang ruang malam tampa tanda tanya

ada api membara

kecil di lampiaskan

ukuran kayu di sandingkan

bermacam rupa dan seninya

ada Mesjid raya

ada kapal raya

ada ruang tersendiri tampa nama


Dan berhasil mengamati dalam ruang emosi diri kembali pulang di peraduan yang selau ini naustin kembali akan nikmatnya juga lama kembali di ukurkan kedatang hamparan jauh nya sirna keemasan yang akan berjalan, dan malam ini juga bintang di malam ke 27 seraya orang berujar dengan sendirinya. ada tersyirat syirat kata hati kata cinta Dandan kata lainya yang juga bisa memberikan hari tampa kata dan upaya sendiri. dan malam ini telah berujar, lampu colok yang kupandangi dengan festival riang ada inti akan menjaga tradisi atau bahkan menjaga batin negeri hilang koyak entah kemana mana. malam yang berlari dengan baik dan harapan akan berjalan dengan mestinya @abdi_cakrawala