Riau 2012: Lancang Kuning Tidak Akan Tengelam, Di Episode kedua.

edit

Adinda dalam hayalan yang jauh

berukir dengan cinta yang lirih ku sandingkan

pagi datang demikian

malam lari dengan riang

sore tak di harapan datang demikian


Pagi pagi esok ada hajatan datang

malam malam pun riang

yang lari dir ruang kehidupan

kapal kapal keberangkatan

akan datang menjemput riang


Malam Malam pun jauh ku sinsingkan badan

untuk keriangan malam 

aksara pengatar pagi

dan siang pengantar senja lara 

seraya senja  tampa nama milik kita


Berharap kapal yang baru

dengan hijau keemasan

dari kiri dan kanan

aksara arab melayu riangan

berbagai aksesoris china berdatangan


Lancang kuning kapal malam ini

ku tunggu kapal ini bergerak cepat

menju singahsana malam yang cepat

datang tak bertuan

kuat di larikan malam impian


Pujangga berkata malam

ada harpan untuk tidak menyangsikan

kapal kita tidak akan tengelam

bersama malam ini

di lancang kuning nusantara raya


Karya: Misbul Abdillah

Pujangga Cyber Sastra-Indonesia

http://misbulabdillah.blogspot.com