Pujangga Pagi: Segores Tulisan, Kepada Asap di Langit Yang Kelam.

edit
www.misbulabdillah.com- Bangun pagi di awal pagi utara yang kota yang dingin, berjalan dalam kerinduan, dan harapan akan ada pencerahan yang dalam tentang kehidupan, dimana ada letak keriangan, jika awan putih itu  hilang dalam pandangan, hanya awan awan gelap dengan asab yang terus bermain sepanjang perjalanan, dan nafas ku bergerak kencang dengan perebutan udar bersih yang kian bermain, kenapa asab kembali datang, jika ini terus menjadi kepanjangan perjalanan Negeri kami yang terbilang.

Segores tulisan ke alam
kenapa asab kembali bermai
dilamunan dalam perjalanan
asab ini mewabahi dalam hati
kami tak bergerak
hanya menunggu santai pagi

Dalam pagi di gubuk tua
menjadi harapan dan pandangan itu biasa
langit itu  gelap dengan asab yang kian marah
menutup negeri kami yang kian hilang arah
pagi tertutup asab pagi yang kelam

Ya, inilah pagi yang baru mulai kurangkai dengan segala aktivitas yang datang, tidak tahu juga sampai kapan juga, asab pagi akan hilang dalam pandangan. karena, risih juga mata ini memandang langit di atas denan segala perjuangan yang ada, ada harapan untuk kebaikan dan asab kembali datang dalam pandangan, ini lah alan tulisan pagi dari pujangga, segores tulisan kepada langit yang kelam@abdi_cakrawala