Blogger-Man: Catatan Kecil Ku, Di Atas Dak Kapal Kayu, Ep 1

edit

www.misbulabdillah.comp- Aku tulis aku datang, aku rindu aku pulang. ingat kata kata pembakar semangat blogger man, ya...! siapa lagi kalau bukan ku sendiri. mencari inspirasi di ruang ruang baru tampa ada hambatan yang bisa menghalang berfikirnya hati ini dalam kecerdasan hati, dan buah fikiran baru yang akan di terbitkan. perjalanan menembus dunia baru, berlayar dan menemui sungai baru dan dermaga baru, akan ku kejar dalam hari hari berikut.

Senja singahsana, Bandar Raya Senapelan-Riau,Indonesia (20/11) di tepian Pelabuhan rakyat ini, aku mendiamkan diri ,dan sekali kali berjalan di antara air yang rada rada basah, dengan peningkatan air yang mulai berangsur naik ke permukaan. saya sendiri menangapi nya sebagai, petualangan hebat, penuh imajiner, langkah awal dan awan bergerak di langit. dan ku berlari dan berlari di tepian, hanya untuk mengejar kapal kayu ini, yang akan ku gemgam dan ku raih dalam pembicaraan.menemukan titik baru adalah, rantai kegembiraan, dan mendokumentasikan setiap detik detik perjuangan nya, Blogger-man. yang kaya makna dan kaya akan pengetahuan, tampa kenal lelah terus publikasikanya. 


Sesaat air yang mengenang dalan kaki, justru terlontar ide dan harapan baru mengenai detik inspirasi hari ini, menemukannya adalah gambaran kekuatan impian, dan aku jugalah yang terus melangkah diri sendiri. dan ruang ruang tangisan tak terhdndarkan, bukan bersedih bukan juga ada masalah, hanya terlarut dalam kegembiraan yang paling mendalam dalam ingatan. aku lah blogger-man, tangung jawab akan diri sendiri terus di pantau sejauh mungkin, dan gambaran masa depan pelayaran ini akan berhasil. tinggal menunggu beberapa bulan lagi, akan ku coba mengarungi sungai-sungai yang dalam, dan baru menuju ke Samudara yang luas, dan terliarkan dalam fikiran ini barusan. 


Pelayaran akan di mulai, dari merintis daya kecil terbaik menemukan harapan akan kemajuan dalam, aku akan tetap menemukan harapan dalam segala kekurangan. Teriak teriak kemenangan diri dalam segala larian diri, ku ispirasi: penuh kegembiraan, yang selalu riang dalam perjuangan.sekarang jingga sore telah ada, dan semua nya menjadi larutan mimpi keindahan yang nyata, aku berbicara dengan gurauan senja selalu adanya.aku datang sungai, dan kapal, tunggu aku selalu dalam riang,memang hari ini juga masih dalam perencanaan, dan hari esok adalah kemajuan yang akan ter-raih, ter-indahkah, dan terlarutkan dari beberapa harapan dan jaunnya mimpi telah di raihkan

"wahai sunggai, ini adalah gambaran mengenai seutas mimpi ku akan berlayar menembus dunia baru" - Misbul Abdillah.

 

wah, berat ya! dan diam diam gambaran Sungai ini tak terlepaskan, di atas kapal ini hanya kayu kayu usang di injak, dan tali nemali kapal yang hampir putus dalam harian, memang benar benar rindu akan seutas perjuangan baru dan baru menenangkan lari-larinya kalimat baru terukir. semua terwujud dengan pasti, riset tetap berlayar akan Kapal kayu layar yang membara deras, jangan di diamkan sungai yang tenang, berlari di ruang dak kapal, sembari menemukan ide kembali, dean menuliskan kanya lagi di Note kecil, yang data data mentah akan terangkai dengan penghubung baru, senja berlalu di angin utara. dan nantikan catatan kecil ini di atas dak kayu akan terus berjalan. Bersambung...
@abdi_cakrawala