Blogger-Man: Prepare Berlayar, Izin Akses, Pilih Pilih Kapal Kayu, Ep 2

edit

www.misbulabdillah.com- Kampung bandar Senapelan, Pekanbaru, saat senja masih datang bermain di awan-awan biru yang merona indah, dan awan mengumpal tinggi kuat akan indah nya hari dengan secercah cahaya matahari yang tengelam, dan bunyi air yang tenang dengan anak anak yang mandi tampa hirau akan air yang dalam, bunyi gesekan bambu juga makin kerasa dan makin kerasa, bergetar.


Inilah sensasi Blogger-Man @abdi_ cakrawala dalam Journey,Prepare Berlayar, Riset untuk Novel Fazzira Zivanka Assiyiriah, Kapal Layar Yang membara, serta Kehidupan sungai yang tak akan pernah hilang dari ingatan.


Sore yang indah dan masih di Pelabuhan Rakyat Nusantara, tepat nya di Senapelan. jika sebelumnya masih menemukan di dermaga lama yang tertinggal. sekarang sudah bergeser ke hulu. di sini saya singah ke Pelabuhan Rakyat, yang mana perputaran arus barang dari Pekanbaru menuju Ke Pulau Pulau di Kepulaun Riau. itu semua tersistim dengan baik, kemana langkah nya saya hari ini, termenes dan terdokumentasi denan baik, apa saja persiapan riset yang akan mendukung kinerja riset ini.



Di Pelabuhan kecil yang dimiliki Kampung ini, semuanya masyarakat ternyata masih sangat mengadalkan sungai sebagai harapan hidup sebenarnya, dan sungai masih sandaran kehidupan dan menjaga ke arifan lokal akan tetap menyambung hidup dengan berbagai kendala juga yang terjadi di depanya. " dalam perbincangan hangat sore tadi (11/12), Pukul 17.30 Wib, dengan Bapak Iyin dan Bapak Japang, gelar nya mungkin" ia banyak juga menuturkan tentang aktivitas bongkar muat di kapal hingga lainya" ya, nak.. " Ujar beliau, Dulu jika ada orang dulu, menjual hasil dagangannya sampai ke Siak, sepanjang sungai. dengan kapal Golek namanya. Jenis kapal sekitar 6 Ton muatan, dengan ada layar, dan muatan 6 Orang, itu dulu. sekarang tidak ada lagi.

Dalam peracakapan hingga satu jam, banyak saya menemukan informasi yang berguna dalam perjalanan kelak untuk riset ini, saya sebagai komandan website, harus  pada posisi yang pas; dalam ajaran reviev pada sharing dan wawancara, mengenai tetap me-intel agenda yang juga di lakukan masyarakat, ternyata dapat bocoran juga. ada sejumlah Pemuda dan warga ingin juga men-aktifkan kenangan lama di Sekitar Pelabuhan rakyat tersebut, Tepat nya di Jalan Kota Baru tersebut, mengenai Terminal lama nya di buatkan Memory juga. dan Kapal Ponton yang pernah ada Sebelum jembatan Siak 1, juga di Parkirkan di Jembatan Siak 1, supaya untuk mengenalkan sejarah Kota Pekanbaru, untuk generasi yang akan datang, dan untuk mendongkrak Wisata Kota Pekanbaru juga. wah, ide ini termasuk bagus juga  "ujar dalam hati sich" selain itu ada juga di lema pengurus Sungai, yang mengatakan akan ada nya pengusuran di Tepian ini, untuk di jadikan turap.

Blogger-Man, Komandan Website misbulabdillah.com-Indonesia
   
Namun, masih di perbicangkan tentang ganti rugi lahan, dan data lainya."nga terbayang juga kan, banyak juga buruh atau kuli angkut yang melakukan aktivitas hidupnya, demi istri dan anaknya. disinilah, ku temukan narasi sentuh hidup, dan sisi humanisme akan masyarakat ku yang di Senapelan, Tanah kelahiran ku sendiri 26 tahun silam, Senapelan Bandar Raya, Senapelan awal mula sejarah kota kita. Pekanbaru itu bermula. data-data kecil, sudah rangkum. baha mentah ini akan siap di olah untuk menjadi riset besar di kemudian hari. Optimis riset ini selesai, dan saya pun pulang ke Abdi Basecamp. nantikan lagi ya.. Catatan Ep, 3 tentang Prepare Berlayar nya Abdi BackPacker di website www.misbulabdillah.com. salam @abdi_cakrawala