www.misbulabdillah.com- Dimalam malam berikutnya masih menjalankan ritual aksara, satu dan dua kalimat juga masih terangkai dengan bijak, malam bermain dengan upaya hati akan menenangkan diri dalam upaya keindahan hari hari dengan rangkai baru yang terucap deras.
Difikirkan sejenak dalam buain hari ini berujar dengan kepastian yang solid. aku akan terbang dengan imajinasi baru, ruang ternama dengan keyakinan tertingi. dengan gelap malam yang mengulita deras. hanya angin malam dengan terbaik nya singahsana dalam titik semu yang berbeda.Goresan berderai di laras senja berikutnya
dengan goresan main hati tampa bicara
angan angan dan kerinduan
malam dengan ketepatan datang
Menjemput launya malam.
mendiamkan diri dengan jemputan kasih lama
dimana perjalanan itu membawa kisah
asmara dunia kita
tampa ada yang bisa membara sekiranya
malam malam sunyi tampa ada ceritanya
Goresan berderai dimana engkau berada
ada kekuatan harapan yang akan di lemparkan
diatas langit dengan misteri keagungan
buai angin lara menutup perjalanan
kasih yang tak sampai di lepaskan.
Malam biar malam, da malam ini ditutup dengan bait nya harian menutp kenangan lama, dan semuanya ada harapan juga. kami tetap bergerak tetap pergerakan malam dengan harapan doa aksra yang kami punya, mendiamkan diri dengan rangkuman malam diri. terbaitkan dengan kisah lama yang tak akan terpisahkan dengan garisan waktu yang akan datang, Bersambung...
@abdi_cakrawala