Petir-Petir Senja, Bersama Gelap di Ujung Muara

edit

www.misbulabdillah.com- Muara perasaan yang akan di singkirkan dalam lamunan jingga, dan sore telah berlalu dengan adanya. dan senja sekarang bermain gelap, gumpalan awan awan hitam dengan derai nya hujan yang menangis menambah larut hatiku dalam ketenangan mata di sisi, dan derai nya hujan dalam pandangan, itu benar adanya. Senja (7/11) Abdi Basecamp, dalam pandangan.


Jingga sore tidak ada

hanya gelap gelap yang terlintas

satu persatu datang hujan

damai dan diam menerbak mimpi

kilau kilatan bermain


Hujan hujan yang kuat tersirat

menjadikan hari penuh makna tersirat

kasih lama yang tak di ungkap

menentukan ritme perjalanan wasiat

dunia dalam hayalan semesta 


Berlarut nya kasih alam tercinta

mentukan perjalanan malam beribu kisah

kasih alam yang kerasa

menentukan hingga akhir pandangan

itu kerasa dalam dada


Baik, senja ini sudah gelap. dan memastikan hujan ini biarlah menangis adanya. "jangan terlalu di hiraukan,apa yang terjadi kelak" . sepertinya ruang ruang waktu telah anda temukan, dimana perjalanan kita semua akan menemukan kisah baru, dan rangkai dalam kenangan adalah anugrah tersendiri, jangan abaikan kasih alam dalam perjalanan. semua menjemput kisah yang tak akan terabaikan. dan petir petir senja gelap, bersama gelap di ujung muara, adalah yang terjadi hari ini, mari kita nikmati apa yang terasa dalam pandangan.

Catatan Harian, Misbul Abdillah@abdi_cakrawala
Owner www. misbuabdillah.com - Indonesia

www.misbulabdillah.com- diaries