Gemuruh Gemuruh Senja
Gemuruh senja dalam pandangan
menerpa ruas dalam riangan
Hari hari senja berlalu demikian
ada hentak bumi yang tak terkisahkan
hujan menerpa dalam sisi kehidupan
Ruas jalan terhenti ada cerita
cerita baru dan lama menerpa
ada raung tak di elakkan
menangis malam dalam tujuan
tujuan kasih yang tak di harapkan
Awan membentang dalam ingatan
menangis dalam seharian
hujan yang berkepanjangan
takdir hari yang tak di sangsikan
ada ruang jarak tak di kisahkan
Aku temukan celah cahaya yang merona
bergaris lurus ke utara
derai derai hujan membara
berlari juga dalam harian
ada ruas yang berbenah cepat larian
Menembus jauh angan angan
hujan dan mendera dari fikiran
bersih cahaya tak kelihatan indahnya
berderai, berlari lari sepanjang awan
awan senja yang sudah tengelam
Pekanbaru, 9 Desember 2012
Karya: Misbul Abdillah
Blogger-man, Penyair, Pujangga Cyber Sastra Riau Lingga.