Cinta Kami PSPS, Awal Kaki di Rumbai Ep 1

edit

www.misbulabdillah.com/Diaries: Cinta Kami PSPS, awal kaki di Rumbai, angin dingin yang berhembus yang berjala, dan lamunan itu terdiam sesaat bersama orang tua, dalam dekapan senja yagn tak bisa ku sebutkan terdiam dengan emosi jingga yang akan tengelam.


"Ayah, hiba hati ini ketika langkah ku tak berarti karena harapan hampa yang diberi, ayah telah memberikan ku hiburan hati, dan gemgaman ayah akan selalu ku tanti. stadion ini, "ayah bersemangat", akan sebuah arti sportivitas dalam, dan itu dulu. hingga ku menjelang dewasa, aku terdiam, cinta itu telah pindah ke lain hati. dan pangeran sebelah telah mengambil alih, tinggal lah kami dengan renungan hiba hati.

"kaki terdiam dengan rerumputan liar yang bergelombang, hingga pahlawan kami terjatuh, hinga tak bisa bertengkar dengan club tetangga."

 

tanya ama kakak riau stadium, ia pun hanya diam belum bisa bantu. sama siap kami mengadu ayah: jalan waktu akan bergerak hingga malam, kaki kami akan selalu bergerak mencari asa keberanian diri untuk sebuah kepastian yang mendalam, kami tunggu adinda psps pulang, ke rumah kita kembali.

Rumbai, senja tampa Nama 11 February 201
3
Misbul Abdillah, Blogger-man.

www.misbulabdillah.com/diaries