Dalam
ruang hidup tidak ada pemisah, angin yang lirih bisa di tebak, angin
yang riau tak bisa di diraih, dan angin yang lembut itu tidak bisa
digemgam, jangan ada titik lemah diri bermain, menepis segala asa,
kawan. kami hanya memberi semangat! jika dalam dekapan mentari yang
bersinar, masih gelap dalam pandangan,
Tangan ku untuk kau raih,
Senyum ku untuk kau gemgam,
Catatan yang belum selesai ini, biarkan hidup di makan waktu.
Aku tulis, aku datang, aku rindu aku akan pulang.
Tempat kita bermain, dalam sandaran dermaga Harapan.
Misbul Abdillah
www.misbulabdillah.com