Abdi BackPacker: CERITA SEPANJANG KAMPUNG NELAYAN

edit
Misbulabdillah.blogspot.com- Cerita sepanjang kampung nelayan, ya! ku berada disini' menghibur di tengah oase kota yang keras,membenamkan diri dari keramain.dan bercengkrama ria dengan nelayan dan pembuat perahu lama yang tengelam...dengan udara yang sepoi' terdiam akan kenikmatan yang tiada-tara, dengan hembusan angin sungai yang mendesir.hingga malawas hati ini hendak pulang ke basecamp, sembari saya masih disini team kami  MISBUL ABDILLAH in twitter@abdi_cakrawala he he he, saya sendiri maksutnya..., akan melaporkan untuk anda sepecial edisi weekend ini:

Libur telah di mulai di akhir tanggal 23 maret 2012, tanggal libur nasional ini telah mengantar kan fikiran ku kemana sih uang sedikit ini utuk di habiskan, hehehe.. lumayan lah untuk jalan-jalan untuk beberapa hari, bisa kemana aja yang mana maunya! tapi,lumayan juga untuk bertekat utuk lebih irit dan tak memboroskan uang dan waktu. akhirnya saya akan pilih kembai salah satu destinasi liburan murah meriah dan tak banyak panjang peralatan. mantap! persiapan ku mulai dengan membawa motor dari kota pekanbaru, menuju kampung nelayan yang ada di sepanjang sungai siak-Pekanbaru, memang juga tempat ini tak jauh dari keramain, dan tak ada juga yang mau bermain disini warganya. ntar,di bilang orang kampung lagi kan. ya.. itu benar adanya. namun di tengah kerindangan pohon yang ada di sekitar, saya diam-diam saja dan tenang menikmati rasa sensasi alam yang saya rasakan, dan inilah sekitar foto yang menjadi dokumentasi perjalanan yang menyenangkan di sepanjang tepian sungai. dalam pengamatan mata hati yang lurus dan benar adanya.semoga kebahagian jalan- jalan adalah salah satu anugrah hidup yang tidak ada nilainya di penjuru lini manapun.

Kapal yang akan di kerjakan nelayan, dalam proses pembuatan

Misbul Abdillah-likes fanpages Abdi Bacpaker in facebook. heheh, maaf foto dulu lah ya.. 1,2,3 cis.....
Suasana Desa di tepi sungai dengan ketenangan air sungai yang merah




Bapak janguik, mengerjakan kapal yang  telah di pesan pembeli.
Dalam perbincangan hangat yang baru saya buka DENGAN PEMILIK KAPAL; Bapak" mengambil kayu untuk membuat kapal ini dimana? ujar saya" dan beliau pun menjawab, nak.. untuk kayu pembuatan kapal ini, Bapak membelinya dari penyelam yang ada di sekitar sungai, dan bapak membelinya dari mereka. rata-rata kayu yang tengelam yang bapak beli dari Penyelam yang khusus mengambil kayu yang sdauh tengelam di sungai siak, ujar beliau.
maklum karena hutan sudah banyak yang di gundulin,jadi kayu mulai sedikit di dapat. dan jangan-jangan,nanti usaha Bapak akan tidak ada lagi.
dalam hati pun, saya fikir! benar adanya juga" yang buat kapal ini aja jarang jarang dan bahkan langka lagi, jadi tergantung bagaimana Bapak nya mengambil tindakan untuk tetap menjalankan roda usaha pembuatan kapalnya.
hari yang berlanjut, setelah berhasil mengamati dengan seksama' apa yang ku rasakan, perjalanan ini memberikan gambaran yang tebaik akan suatu kehidupan, yang kala ada susah dan senang, pasti di jalankan juga oleh semua orang. termasuk saya dan Bapak penjaga sungai dengan idealisnya meneruskan pembuatan kapal tradisional.Terimaksi hya telah singgah di misbulabdillah.blogspot.com- abdi bacpacker jorney, semoga kunjungan dirimu bisa berlama lama di kemudian hari. dan berhubung sekarang hari libur Nasional, selamat liburan panjang untuk 3 hari di segala aktivitas masing-masing.salam sukses selAlau menyertai anda!
JANGAN LUPA GABUNG AMA KITA YA.. DI
LIKES FANPAGES in facebook : Abdi Bacpacker
Sampai jumpa di fajar berikutnya...
          @abdi_cakrawala