www.misbulabdillah.com- Malam saptu berikutnya, di pertengahan bulan, jauhnya bulan di langit tidak bisa digemgam, dengan mengurai malam dengan seberkas ingatan hanya akan menguatkan ruang emosi bertanya, dan meraba di atas mata. mata kecil tetap berjalan dan rasa ruang ini adalah sendiri, dan menemukan nya jalan terbaik akan hidup, dan hari ini "desir desir" angin malam seraya ujar malam pribadi dan kita bersama.
Terlempar stastus di dunia maya pada malam inI, dinding pendekar sastra riau lingga:#sajak Tak ada ruang pemisah, hanya anda yang memisa, tak ada ruang cinta, karena anda menghidarkanya, sisi dua kata tapi sarat makna, dan anda di dalamnya www.misbulabdillah.com
Dan kata kata inspirasi muncul dan menjadi kekuatan diri, nestapa itu akan di hilangkan dan mencari hal baru adalah jalan terbaik menujur ruang, ruang pemikiran dan ruang jalan baru yang akan di gemgam, dan rasa malam ini muncul karena kuat nya angin malam dengan semua harapan yang gemilang, dan jalan baru di depan. dan mari lah? kita bergerak bersama.
Desir Desir Angin Malam
Misbul Abdillah, Penyair Riau
Menderai dalam ingatan
kasih yang kuat akan di gemgam
yang akan dirasa dan di gemgam
ada ruang pemisah
memisahkan kata
Di belai juga kenangan lama
tapi hilang arah
hanya adan penetu kisah
kisah asmara dunia
dunia nestapa cinta
Desir desir malam
angin malam di hari saptu
berjalan dengan sendiri
pertengahan bulan
bulan bulan berjalan
Yang kian kemari berjalan
berjalan dengan suara alam
terlasksana kiasan dunia keriangan
desir desir alam
suara sura alam terabaikan
Bulan sabit terawang pandangan
ia berjalan dengan keriangan malam
berjalan jalan di galksi ingatan
menjemput ruang malam
dengan bintang bintag di hadapakan
Tak ada yang bisa mengantikan kenikmatan hidup membaca ruang malam, ada perjalanan baru dan juannya adalah tetap di pertahankan. ini duniia dengan segala keberanian dan jangan ada jalan kegagalan raihlah mimpi setinggi langit dan pertahankan semua apapun dalam pandangan, dan kami berbicara akan desir-desir malam, meraihkan kata kata kata aksara malam yang akan terus bermain, tampa ada yang bisa menahan gejolak perjalan, dan kami ada di depan dan semua berjalan di angkasa ruang @abdi_cakrawala
