Gerimis Pagi Di Sudut Desa, Ep 2

edit

Misbulabdillah.BLOGspot.com- Gerimis pagi di sudut desa yang berakhir dengan mencerahkan postingan pada kiasan kalimat yang akan terus berucap dalam dada, dengan angin kecil yang datang dalam pandangan, dan harapan muncul dalam keriangan. berperang dalam merebut ambisi hidup akan sepenuhnya didalamkan sebagai oase perjuangan dasar kemakmuran dalam harian, dan membaca situasi adalah jalan jalan terbaik dalam pandangan pagi yang sayang kembali di lewatkan.

 

Pagi yang datang dalam indah

indah dalam kiasan terkira

jauh nya rasa lari terlara

diam kan hari menjadi indah

pagi pagi pagi

 

Dengan rintik rintik hujan

di sudut desa

jauhnya kenangan tak terlupa

dengan perjuangan di larikan

sementara dari keriangan


Kehidupan berjalan dengan sepenuhnya

indah dan tidak indah

adalah kita sepenuhnya

yang kita tentukan

arah dan keindahannya

 

Malam sudah lewat

pagi sudah datang

jangan ada risau dalam

yang merusak fikiran

pertajam ingatan yang akan terbangkan

 

Pagi di gerimis kecil ku

desa lama terlinang

yang berkesan dalam harian

akan bermain

lewat jauh rasa harian


Hidup di antara oase kota

saya di antara nya

blogger dan pujangga

harian tak indah tak terkira

hebat  di isi singahsana


Setelah berlari dan berharap akan kemajuan, di antara hujan hujan gerimis ini sulit juga untuk dan larikan, ada cerita dan panjang nya harapan itu masih berjalan di depan, akan di ikrarkan diri sebagai ruang ruang inspirasi dalam  terbaik yang akan di kemukakan di dokumentasi harian, pagi yang hidup dan seindah yang di bayangkan @abdi_cakrawala


Pujangga Cyber Sastra - Indonesia//Misbulabdillah.blogspot.com