Misbulabdillah.BLOGspot.com- Gerimis pagi di sudut desa yang berakhir dengan mencerahkan postingan pada kiasan kalimat yang akan terus berucap dalam dada, dengan angin kecil yang datang dalam pandangan, dan harapan muncul dalam keriangan. berperang dalam merebut ambisi hidup akan sepenuhnya didalamkan sebagai oase perjuangan dasar kemakmuran dalam harian, dan membaca situasi adalah jalan jalan terbaik dalam pandangan pagi yang sayang kembali di lewatkan.
Pagi yang datang dalam indah
indah dalam kiasan terkira
jauh nya rasa lari terlara
diam kan hari menjadi indah
pagi pagi pagi
Dengan rintik rintik hujan
di sudut desa
jauhnya kenangan tak terlupa
dengan perjuangan di larikan
sementara dari keriangan
Kehidupan berjalan dengan sepenuhnya
indah dan tidak indah
adalah kita sepenuhnya
yang kita tentukan
arah dan keindahannya
Malam sudah lewat
pagi sudah datang
jangan ada risau dalam
yang merusak fikiran
pertajam ingatan yang akan terbangkan
Pagi di gerimis kecil ku
desa lama terlinang
yang berkesan dalam harian
akan bermain
lewat jauh rasa harian
Hidup di antara oase kota
saya di antara nya
blogger dan pujangga
harian tak indah tak terkira
hebat di isi singahsana
Setelah berlari dan berharap akan kemajuan, di antara hujan hujan gerimis ini sulit juga untuk dan larikan, ada cerita dan panjang nya harapan itu masih berjalan di depan, akan di ikrarkan diri sebagai ruang ruang inspirasi dalam terbaik yang akan di kemukakan di dokumentasi harian, pagi yang hidup dan seindah yang di bayangkan @abdi_cakrawala
![]() |
| Pujangga Cyber Sastra - Indonesia//Misbulabdillah.blogspot.com |
